Nilai Pip & Spesifikasi Kontrak
GBP/USD memiliki ukuran kontrak standar sebesar 100.000 GBP per lot. Satu pip = 0,0001 (desimal keempat). Karena GBP/USD dikuotasi dalam USD, nilai pip dalam USD sama dengan EUR/USD: $10,00 per lot standar. Untuk mengonversi ke IDR, kalikan dengan kurs USD/IDR: pada kurs 15.800, hasilnya adalah Rp158.000 per pip per lot standar.
Meskipun nilai pip dalam IDR identik dengan EUR/USD, kisaran harian Cable yang lebih lebar berarti stop loss umumnya perlu lebih lebar — sehingga risiko efektif per trade lebih tinggi pada lot size yang sama.
| Ukuran Lot | Kontrak (GBP) | Nilai Pip (USD) | Nilai Pip (IDR @ 15.800) | Stop 30 Pip | Stop 100 Pip |
|---|---|---|---|---|---|
| 0,01 (mikro) | 1.000 | $0,10 | Rp1.580 | ~Rp47.400 | ~Rp158.000 |
| 0,10 (mini) | 10.000 | $1,00 | Rp15.800 | ~Rp474.000 | ~Rp1.580.000 |
| 0,50 | 50.000 | $5,00 | Rp79.000 | ~Rp2.370.000 | ~Rp7.900.000 |
| 1,00 (standar) | 100.000 | $10,00 | Rp158.000 | ~Rp4.740.000 | ~Rp15.800.000 |
Nilai IDR bersifat ilustratif pada kurs USD/IDR 15.800. Nilai pip dalam IDR = $10 × kurs USD/IDR per lot. Gunakan kalkulator di atas untuk kurs terkini.
Contoh Perhitungan Ukuran Posisi
Misalkan Anda memiliki akun senilai Rp50.000.000 dan berisiko 1% per trade (Rp500.000). Anda menetapkan stop loss 50 pip pada GBP/USD (stop yang moderat untuk setup chart 4 jam — Cable dengan mudah bergerak 50 pip dalam 30 menit saat rilis data Inggris).
Pada kurs USD/IDR 15.800, setiap pip per lot = Rp158.000. Rumusnya:
Lot = Risiko ÷ (Pip Stop × Nilai Pip dalam IDR)
Lot = Rp500.000 ÷ (50 × Rp158.000) = Rp500.000 ÷ Rp7.900.000 ≈ 0,063 lot
Bulatkan ke bawah menjadi 0,06 lot. Pada hari rilis berita besar (keputusan BoE, CPI Inggris) di mana Anda membutuhkan stop 150 pip: Rp500.000 ÷ (150 × Rp158.000) ≈ 0,021 lot. Kombinasi volatilitas tinggi GBP/USD dan nilai Rp158.000/pip berarti stop dapat dengan mudah menghabiskan jutaan rupiah — selalu gunakan kalkulator sebelum masuk posisi.
Tentang GBP/USD — Faktor Penggerak & Jam Trading
GBP/USD, dijuluki "Cable" (dari kabel telegraf transatlantik yang pertama kali mentransmisikan nilai tukar ini pada tahun 1800-an), adalah pair mata uang ketiga paling banyak diperdagangkan di dunia. Pair ini secara konsisten mencatat kisaran harian pip tertinggi di antara pair mayor — tipikal 150–200 pip per hari, dibandingkan 80–120 pip untuk EUR/USD. Hal ini menjadikannya menarik bagi trader tren dan breakout, tetapi menuntut stop yang lebih lebar dan sizing lot yang lebih konservatif.
Faktor penggerak utama: keputusan kebijakan moneter Bank of England (BoE) setiap 6 minggu, data inflasi Inggris (CPI bulanan), laporan ketenagakerjaan dan PDB Inggris, keputusan Federal Reserve AS (memengaruhi sisi USD dari pair ini), serta perkembangan politik Inggris. GBP adalah salah satu mata uang yang paling dipengaruhi sentimen — ketidakpastian politik (pemilu, kebijakan perdagangan, krisis pemerintah) dapat memicu pergerakan 200–300 pip dalam hitungan jam. GBP/USD cenderung memperkuat pergerakan EUR/USD dengan tambahan volatilitas khusus Sterling di atasnya.
Jam trading terbaik dalam WIB: GBP/USD paling aktif selama sesi London (pukul 14:00–22:00 WIB). Rilis data Inggris pukul 14:00 WIB dapat menciptakan lonjakan di awal sesi sebelum likuiditas penuh tiba — waspadai momen tersebut. Overlap London–New York (pukul 19:30–22:00 WIB) adalah periode likuiditas puncak dengan spread paling ketat. Cable tergolong kurang likuid pada sesi Asia (pukul 02:00–10:00 WIB) — kisaran lebih sempit, tetapi breakout bisa tajam saat likuiditas kembali pada pembukaan London.
Nilai pip bersumber dari data referensi ECB (Frankfurter API). Semua nilai bersifat indikatif dan hanya untuk tujuan edukasi — bukan kuotasi trading langsung. Lihat tabel nilai pip lengkap →
